KARAWANG, PILARJABAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), telah menuntaskan revitalisasi sebanyak 308 sekolah SD dan SMP di tahun 2025.
Peningkatan infrastruktur sarpras pendidikan sepanjang tahun 2025 itu bersumber dari APBD Karawang yang berasal dari pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dan hasil Musrenbang untuk 147 sekolah, maupun dari anggaran Disdikpora yang menyasar 161 sekolah lainnya.
Kepala Disdikpora Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah mengatakan, capaian tahun 2025 merupakan bagian dari implementasi langsung arah kebijakan Bupati Karawang, Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Maslani yang menempatkan pendidikan sebagai sektor prioritas pembangunan daerah.

Program peningkatan sarpras tersebut meliputi pembangunan ruang kelas baru (RKB), rehabilitasi bangunan sekolah, pengadaan mebeler, hingga pembangunan fasilitas pendukung pembelajaran lainnya.
“Bupati Karawang menekankan bahwa pembangunan pendidikan adalah proses perubahan yang berkelanjutan. Karena itu, penguatan sarana dan prasarana menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujar Wawan seperti dikutip dari TV Berita, Rabu (31/12).
Lebih lanjut Wawan menyampaikan, realisasi program sarpras tahun 2025 juga merupakan indikator kinerja penting Disdikpora Karawang dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.
“Fokus kami tidak hanya pada kuantitas, tetapi juga kualitas dan pemerataan fasilitas pendidikan,” kata Wawan.
Secara rinci, pada jenjang SMP, Disdikpora merealisasikan rehabilitasi sebanyak 72 paket, pembangunan ruang kelas baru (RKB) 8 paket, pengadaan 3.580 set mebeler, serta pembangunan pagar dan implacement 10 paket.
Sementara pada jenjang SD, capaian meliputi rehabilitasi 256 paket, pembangunan RKB 11 paket, pengadaan 7.012 set mebeler, serta pembangunan pagar dan implacement sebanyak 166 paket. (Ist/red)












