Bupati Aep Resmikan RSUD Rengasdengklok, Komitmen Memperluas Jangkauan Pelayanan Kesehatan!

KARAWANG, PILARJABAR – Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-392, yaitu pada 14 September 2025, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rengasdengklok reami dibuka.

Peresmian RSUD kebanggan masyarakat, khususnya Karawang wilayah utara itu dilakukan oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh yang berkomitmen menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih dekat dengan warga.

Dalam sambutannya Bupati Aep menjelaskanp, hadirnya RSUD Rengasdengklok merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Karawang memperluas jangkauan layanan kesehatan.

“Ada 133 bed yang nanti akan melayani masyarakat. Saya berharap bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat,” ujarnya pada Minggu (14/9/2025).

Menurutnya Bupati Aep, seluruh masyarakat Karawang kini mendapatkan jaminan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Alhamdulillah kesehatan masyarakat sudah kami jamin. Infrastruktur dan bangunannya pun kami dekatkan dengan masyarakat,” katanya.

Bupati Aep juga mengapresiasi fasilitas yang ada di RSUD Rengasdengklok, mulai dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi, hingga ruang ICU.

“Saya pikir ini sangat luar biasa. Alatnya pun canggih, tidak kalah dengan rumah sakit swasta,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Aep menyebut kehadiran sejumlah dokter spesialis yang siap bergabung di RSUD Rengasdengklok akan semakin meningkatkan kualitas layanan.

“Alhamdulillah para dokter spesialis bersedia bergabung untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya fasilitas kesehatan, Bupati Aep juga menghadirkan layanan administrasi kependudukan di area rumah sakit.

“Kenapa ada Catpil di sini? Karena masyarakat yang perlu perbaikan KTP, KK, atau akta kelahiran bisa langsung mengurus. BPJS juga sama, jadi ini penting untuk memudahkan pelayanan ga perlu jauh,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Aep menegaskan komitmennya untuk memperluas akses kesehatan dengan menambah rumah sakit di tiap daerah pemilihan (dapil).

“Saya ingin setiap dapil punya rumah sakit tipe C agar pelayanan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.

Bupati Aep menargetkan pembangunan infrastruktur akan rampung dalam dua tahun ke depan.

“PR kami setelah infrastruktur jalan selesai adalah membangun infrastruktur,” tambah Aep.

Bupati Aep juga mengungkapkan, Karawang kini sudah memiliki 50 Puskesmas dan seluruhnya akan dilengkapi fasilitas rawat inap.

“Insyaallah ke depan semua puskesmas bisa rawat inap. Kami juga akan mengajukan kebutuhan standar pelayanan minimal (SPM) ke gubernur,” paparnya.

Bupati Aep berpesan kepada seluruh karyawan RSUD Rengasdengklok agar memberikan pelayanan terbaik.

“Jadikan RSUD Rengasdengklok tempat yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Terapkan senyum, sapa, salam, dan layani dengan ramah,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Rengasdengklok, dr. Irwan, mengungkapkan saat ini pihaknya memiliki tenaga kerja sebanyak 57 juga ditambah hasil rekrutmen 135 dengan total menjadi 192 tenaga kerja yang disiapkan secara bertahap sesuai peningkatan pelayanan yang di mana kebutuhan tenaga kerja sekitar 500 orang.

“Semakin meningkat layanan, semakin banyak SDM yang dibutuhkan,” jelasnya.

Irwan juga menyampaikan bahwa RSUD Rengasdengklok tengah mempersiapkan akreditasi agar dapat melayani pasien BPJS secara penuh.

“Proses akreditasi sedang berjalan dan targetnya pada November Untuk pelayanan BPJS akan pengajuan di bulan Desember,”ujarnya.

Dengan fasilitas modern dan dukungan tenaga medis yang memadai, RSUD Rengasdengklok mampu beroperasi secara penuh di bulan Januari 2026 termasuk melayani pasien BPJS.

Menjadi pusat layanan kesehatan rujukan di wilayah utara Karawang. Pemerintah daerah optimis rumah sakit ini akan menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau. (Ist/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *