KARAWANG, PILARJABAR – KPU Karawang memastikan jadwal debat publik Pasangan Calon (Paslon) Pilbup Karawang 2024 akan digelar akhir pekan ini, Sabtu (9/11/24) yang disiarkan langsung melalui saluran televisi Metro TV pada jam 19.00 WIB.
Pada debat publik Pilbup Karawang tersebut, KPU Karawang mengangkat tema ‘Transformasi Keterpaduan Pembangunan dan Tata Kelola Pemerintahan yang Inklusif, Bersih, Berkeadilan Menuju Kabupaten Karawang Unggul, Maju dan Berkelanjutan’.
Menurut Komisioner Divisi Parmas dan SDM KPU Kabupaten Karawang, Ikmal Maulana, berdasarkan PKPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota dijelaskan bahwa materi debat publik adalah visi misi dan program paslon dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, meyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional dan memperkokoh NKRI.
Ia pun menjelaskan, pelaksanaan paslon hanya satu kali dilaksanakan dengan alasan faktor biaya, meski di beberapa daerah lainnya ada yang melaksanakan debat publik lebih dari satu kali.
“Iya masing-masing daerah berbeda, kita hanya sekali karena di jam prime time (jam tayang utama-red),” ucapnya kepada wak media, Minggu (3/11/2024).
Ikmal belum bisa memastikan berapa jumlah partisipan (pendukung) masing-masing paslon yang boleh masuk mengikuti arena debat publik.
“Masih kita rumuskan, tanggal 5 November kami akan mengundang masing-masing timses paslon untuk adakan rakor,” ujarnya.
Ikmal menambahkan, tim perumus materi debat disusun oleh Dr. Mayasari, S.S., M.Hum., dari Unsika, kemudian Zarisnov Arafat, S.H., M.H., dari UBP, serta Febry Diansyah yang merupakan mantan juru bicara KPK dan aktivis anti korupsi.
Sementara untuk para panelis di antaranya, Direktur LS Vinus Yus Fitriadi, M.Pd., Seknas FITRA H. Badial Hadi, S.E., M.Si., Dosen Unpad Firman Manan, S.IP., M.A., Dosen Universitas Nasional Dr. Safrizal Rambe, S.IP., M.Si., dan Dosen Universitas Paramadina Erik Ardianto, M.Ikom. (red)












